Puisi: Menuju langit!
Aku seperti titik kecil
Melayang di sela awan-awan
menjauh dari bumi
terus menjauh
Aku lihat bumi semakin kecil
Begitupun aku
Kutatap bumi yang kecil
Segalanya tampak tak berarti
Dari sini.
Jika aku di sana
Aku hanyalah titik kecil tak berarti
Sekarang aku mengerti
Mengapa aku tak memiliki makna
Masih kulihat bayang-bayang
Seseorang yang mengejarku
Kucoba menanyakan kembali
Siapa diriku sesungguhnya
Ia memalingkan muka
Dan semakin menghilang
Aku merasa semakin tak berarti
Aku berada di tengah angkasa
Yang luas dan tanpa batas
Aku semakin tak berbentuk
Kulihat cahaya bintang
Bertaburan begitu indahnya
Berkelap-kelip bak mutiara
Zamrud yang teramat terang
Kilauannya
Aku semakin malu
Aku hanya titik hitam
Kutundukkan wajahku dalam
Mataku bergelimangan air mata
Cahaya bintang bermantulan darinya
Ingin aku kembali ke sana
Tapi tak bisa
Dan aku memang tak ingin kembali
Aku terus melayang
Tak jelas kemana arah
Aku tak memiliki sampan
Ataupun terompah
Aku hanya melayang
Dan terus melayang
Jauh… dan jauh………


bogoreducare3d berkata
aslm akhi….
kami udah ngeliat puisi akhi yang subhanallah kerenzz abisss,,, klo bleh tau inspirasinya dari mana?
(Apa mungkin dari pengalaman pribadikah?)
kayaknya akhi Afif suka menulis puisi yah???
boleh tau donk kiat” menulis puisi tuh gimana c?
oya seperti kata akhi Afifi di awal blog, tak kenal maka ta’aruf,,,
so,,, akhi bisa kunjungi situs kami di
http://seputarbec.wordpress.com
tapi saya sendiri sebagai penulis pesan ini pengen sedikit narsis juga,,,, akhi juga bisa kunjungin ke blog saya n kirim testimonial ke sana di….
http://anakndeso.wordpress.com
sukron akhi….
wass…..
Hmmh.. berkata
Sya bngung..
Knp jdul’y mnuju langit?
..
Knp gk mninggalkan bumi?
..
Trus pa hub’y sampan, trompah ma mlayang?
..hahaha..;-)
Bcnda kok!
Tp.. Kreatip jg sy.. G’luck 4 next!